Apr 13, 2014

Kota Tua (yang Tak Lagi Tua)

Wah, sudah lama saya tidak mengunjungi tempat ini, bahkan hampir lupa. Parah ya saya? ckckck. Kali ini saya mencoba untuk kembali mengisi tempat ini, memberikan sedikit cerita. Tidak usah panjang lebar lagi . So, here we go.

Sobat blogger semua, khususnya penghuni ibu kota tercinta pasti sudah tau dan sudah pernah ke Kota Tua. Tempat yang menjadi ikon peninggalan jaman Belanda di Batavia. Hari ini, tepatnya hari Minggu tanggal 13 April 2014 Pukul 16.30WIB saya berkesempatan mengunjungi Kota Tua bersama istri saya. Saya penasaran aja setelah membaca dan melihat pemberitaan kalau Kota Tua sekarang sudah dibenahi oleh Gubernur "tercinta" Pak Jokowi. Dari yang dulunya kumuh dan tidak teratur, katanya sekarang sudah bersih bebas sampah dan lebih teratur.

Ketika saya nyampe sana, saya masuk dari Bank Mandiri. Dari situ sampai Gedung Fatahilah saya sudah disambut oleh para penjaja dagangan, mulai dari makanan, barang2 antik, sepatu, kaos, dsb. Sama seperti ketika pertama kali saya datang ke sini. saya berpikir, terus bedanya dimana ya? Ato karena saya datang di hari yang salah? Hari MINGGU, sehingga kalau Minggu memang seperti ini.

Sesampai di samping Fatahilah, Wah, udah ada toilet ternyata. Tapi, eits, ternyata di sini jadi tempat parkir, meskipun cuma sedikit. Setelah itu saya belok kiri, ladalah, ternyata sekarang isinya Warung Kaki Lima dari awal sampai ujung jalan. 
Penuh dengan pedagang kaki lima
Kok jadi gini ya? Padahal dulu di sini hampir tidak ada penjaja kaki lima lho. Sehingga di sini biasanya menjadi salah satu spot favorit untuk bernarsis ria dengan latar gedung tua yang fenomenal.

Setelah dari belokan pertama, saya beranjak ke belokan kedua. Berharap di belokan kedua masih kosong sehingga bisa jadi spot untuk berfoto ria. Dan ketika saya nyampe di belokan kedua, akhirnya harapan saya pupus sudah. Ternyata di sepanjang jalan belokan kedua ini sudah jadi tempat parkir dan beberapa penjaja kaki lima juga ada.
Jadi tempat Parkir
Jadi tempat parkir
Ah, sudahlah. Akhirnya saya beranjak ke harapan saya yang terakhir. Di tempat yang banyak bola-bola betonnya (saya gak tau namanya). Tapi akhirnya kecewa juga yang saya dapatkan. Lebih parah malah di sini, udah seperti Bazar di tempat saya. Padahal dulu di sini adalah spot foto yang strategis, disamping banyak bola2 beton yang menarik untuk diajak berfoto. Kita bisa berfoto bersama gedung2 tua yang eksentrik.
Malah jadi bazar
Ya sudahlah. Tidak ada lagi tempat-tempat foto yang menarik. Satu2nya spot untuk foto2 yaitu di depan Museum Fatahilahnya. Karena di sini yang masih lumayan bagus viewnya, meskipun di samping kiri dan kanannya masih banyak yang jualan, serta masih ada beberapa sampah yang berserak.

Saya di sini tidak mau menyalahkan siapapun. Mungkin saya saja yang datangnya pas Hari Minggu dan sore hari lagi sehingga kondisinya seperti itu, kalo di hari2 biasa (weekdays) mungkin tempat ini terlihat bersih dan tertata rapi.

Tapi, mungkin ini bisa menjadi peringatan untuk pemerintah dan juga kita2 semua. Bagaimana pemerintah mengantisipasi membludaknya kunjungan ketika Weekends. Mungkin salah satunya dengan membuat tempat parkir yang memadai (saya baca pemerintah sedang mencari lahan untuk tempat parkir, semoga cepet ketemu dan direalisasikan). Semoga dengan kolaborasi yang baik antara Pemerintah dan Warga Jakarta, Kota Tua bisa menjadi destinasi yang nyaman untuk dikunjungi, khususnya ketita Weekends. Semoga Saja :)

7 comments:

  1. Dua bulan lalu saya jalan-jalan ke kota tua,tapi itu karena kebetulan melewati dan akhirnya mampir :)

    ReplyDelete
    Replies
    1. Bagaimana mbak keadaan kota tua dua bulan yang lalu? :)

      Delete
  2. Replies
    1. iya, mungkin karena hari minggu kali ya..

      Delete
  3. sudah lama juga tidak kesini,tapi sekarang memang sudah ramai,kalo soal parkiran memang ada,pas aku maen kesitu juga uda parkiran dan jualan de..

    mlipir dikit aja ke sunda klapa lebih brasa deh :)

    ReplyDelete
  4. berarti kota tersebut kembali menjadi muda iya gan
    terima kasih gan infonya menarik sekali

    ReplyDelete

Monggo bagi yang mau mengeluarkan uneg-unegnya. Jangan cuma disimpan dalam hati, gak baik lho. Ditunggu coretan-coretan kalian semua. Terima Kasih :D