Showing posts with label puisi gak jelas. Show all posts
Showing posts with label puisi gak jelas. Show all posts

May 4, 2010

The Day of Black

Belum ada ide nih, mau posting apa. Soalnya pikiran ini sedang dialihkan ke hal lain yg lebih penting *sokpenting.com.id*. Karena selain kuliah, dalam minggu ini saya bakal disibukkan dengan sesuatu. Mencari ilmu, tapi kali ini bukan ilmu dunia yg ingin dicari, melainkan ilmu akhirat. Karena saat ini diriku sedang mengikuti asrama Kutubusittah khususnya untuk saat ini Sunan Ibnu Majjah jilid 2. Yah, meskipun tidak akan sempurna karena terganggu kuliah. Jadi, untuk seminggu ke depan sepertinya bakal jarang posting *emang biasanya posting juga jarang2* n bakalan jarang berkunjung pula ke rumah temen2 semua. Mohon maaf.

Untuk saat ini diriku memposting ulang aja deh. Karya ini sudah saya tulis di notes FB berjuta-juta detik yg lalu. [kalau ini tidak bisa disebut karya, sebut apa sajalah, coretan gak jelas juga boleh :D]

The Day of Black
*ne bhs inggris aja udah ancur gini*

west of prog, di pagi sunyi hening tak bersuara,
30 juni 2009,

dalam kesendirian ku,
di sini,
sunyi,
hening,
semua pikiran itu datang,
pikiran yg seharusnya tenggelam di lautan,
pikiran yg seharusnya hancur diterpa ombak,
ataupun yg seharusnya ikut appolo mendarat di bulan,
kini kembali lagi,
mengetuk pintu hatiku,
yang entah saat ini,
bagaikan kayu lapuk,
kokoh di luar tetapi rapuh di dalamnya,

dia datang lagi membawa sesuatu,
yg berbeda dari yg dulu,
tapi,
aku tak ingin mengulangi kesalahanku,
untuk yg kesekian kalinya,

ntah apa yg harus aku lakukan,
untuk saat ini,
aku hanya bisa berharap padaMU,
hanya ENGKAU tempat ku bersandar,
ketika ku rapuh,
hanya ENGKAU tempat ku meminta,
ketika ku memohon,

Apr 15, 2010

Tak Pernah

Aku tahu
Cinta kita beda
Cinta kita cinta hati

Tak pernah kurasakan indah tubuhmu
Tak pernah kurasakan hangat pelukmu
Tak pernah kurasakan lembut belaianmu

Tak pernah kukecup indah keningmu
Tak pernah kucium manis bibirmu
Tak pernah kubelai merah pipimu

Tak pernah kurengkuh mungil tanganmu
Tak pernah kusentuh indah rambutmu
Tak pernah pula berduaan denganmu

Karena…..

Aku tak bisa lakukan itu
Dan memang tak kan pernah lakukan itu
Untuk menjaga sucimu
Sampai datang ikatan itu
Yang mengikatku denganmu..ya hanya denganmu..

Teruntukmu yg di sana yg sedang menggapai cita2
Aku akan selalu menunggumu